Sabtu, 23 Januari 2010

PELATIHAN DASAR JURNALISTIK UNTUK SISWA

Era globalisasi informasi saat ini telah menjadikan dunia seolah tak berjarak. Peristiwa yang terjadi hari ini di belahan benua yang jauh, dapat diakses dengan cepat di belahan benua lain. Informasi demikian cepat menyebar, tak terbendung, melalui berbagai media yang semakin canggih dari waktu ke waktu. Manusia hanya tinggal memilih jenis informasi yang diperlukan, yang manfaat atau yang bersifat sampah.
Media jadi demikian kuasa memengaruhi pola pikir banyak orang. Kesalahan dapat dengan lenturnya diputarbalikkan dengan tarian pena yang indah, seolah ia sebuah kebenaran. Demikian pula sebaliknya, kebenaran dengan mudahnya disulap menjadi kejahatan. Di sinilah letak arti pentingnya norma dan etika sang pemilik pena, agar informasi tak menjadi bias. Keterampilan plus kesadaran menjunjung tinggi kebenaran menjadi sebuah keniscayaan.
Dalam kaitannya dengan sebuah sistem yang tengah ditata dalam lembaga bernama sekolah/madrasah, kehadiran penerbitan sebagai media pemberi informasi menjadi sangat penting. Di samping sebagai wadah pengembangan potensi bibit-bibit penulis, penerbitan madrasah, apapun bentuknya, antara lain sebagai media komunikasi bagi segenap warga madrasah beserta stakeholdernya. Dengan adanya media komunikasi tersebut, semua unsur yang terkait dalam sistem madrasah bisa bersatu dalam sebuah visi dan misi bersama. Media ini juga dapat mejadi sarana pembelajaran dalam hal pemberian informasi yang benar, akurat dan terpercaya, apa adanya dan tidak membohongi publik (dalam hal ini seluruh warga madrasah). Maka dalam konteks pembelajaran berbasis baca-tulis, kehadiran media madrasah rasanya menjadi sebuah keharusan.
Tentu ada banyak kendala yang harus diatasi untuk menerbitkan media madrasah. Untuk sekedar menerbitkan mungkin tidak terlalu sulit, terbukti dengan telah terbitnya 4 (empat) edisi buletin BASIK yang terdahulu. Namun, untuk menjaga kestabilan isi dan edisi, itulah yang agak rumit. Diantara sekian banyak kendala itu diantaranya adalah menjaga kontinuitas waktu terbitnya, dalam hal ini perlu adanya sumber daya manusia (SDM) jurnalistik.
Keterampilan jurnalistik di sini adalah keterampilan menggali, menemukan dan mengolah topik-topik tertentu menjadi tulisan yang menarik, aktual dan menyentuh kebutuhan pembaca. Selain itu, dalam penerbitan media madrasah, butuh lebih dari sekedar keterampilan jurnalistik. Mereka yang terlibat harus memiliki etos kerja tinggi, tidak menunda-nunda waktu, ulet, dan bisa bekerja sama, karena penerbitan adalah kerja tim, bukan kerja pribadi.
Untuk itulah diperlukan sebuah pembinaan dan pelatihan dasar jurnalistik dan manajemen, agar penerbitan tersebut menjadi efektif. Maka MtsN Garut mengadakan pelatihan yang diberi nama : PELATIHAN DASAR JURNALISTIK UNTUK SISWA.
Waktu pelatihan dilaksanakan selama 3 kali pertemuan, dibagi dalam : 2 (dua) hari pemberian materi, pemberian tugas lapangan selama 1 (satu) minggu dan 1 (satu) hari terakhir sebagai evaluasi hasil penugasan.

MATERI PELATIHAN
Dasar-dasar Jurnalistik
Pengenalan Media
Pengenalan Kerja Jurnalistik
Pengenalan Jenis-jenis Tulisan di Media
Teknik Reportase + Wawancara
Diskusi
Pengenalan Buletin BASIK (Buletin yang dikelola siswa MTsN Garut)
Penugasan & Pembagian Kelompok
Evaluasi
Perbaikan

ARTKEL TERKAIT



0 Comments:

Presentasi Profil MTs Negeri Garut


Uploaded on authorSTREAM by aterburg

Presentasi Rencana Kerja Madrasah


Uploaded on authorSTREAM by aterburg

blogger templates | Make Money Online